SALATIGA – kabarwisata.com – Bangunan kantor Satlantas Polres Salatiga dikenal sebagai salah satu tempat terangker di kota Hati Beriman tersebut. Desain kolonial mendominasi, rumput tinggi, pohon besar, dan puluhan kendaraan korban kecelakaan terparkir. Kesan seram semakin terasa karena penerangan yang minim. “Seperti itulah gambaran kantor Satlantas Polres Salatiga dulu. Karena ingin mengubah keangkeran tersebut, sejak Mei 2020 akhirnya direvitalisasi dikembalikan bentuk asli dan ditambahi beberapa gazebo, taman baca, dan spot foto,” kata Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat saat ditemui, Jumat (27/11/2020) malam.

Rahmad mengatakan kantor Satlantas Polres Salatiga dulunya adalah Benteng Hock. Meski bernama benteng, tapi fungsi utamanya adalah sebagai tempat tinggal atau asrama militer. Keunikan bangunanan ini adalah ciri konstruksi lengkung sehingga kolomnya membentuk setengah lingkaran. Ciri khas ini tidak dimiliki bangunan peninggalan Belanda lain yang ada di Kota Salatiga. “Luasan total kantor ini 23.000 meter persegi, tapi yang sudah direvitalisasi sekitar 8.000 meter persegi,” jelas Rahmad. Bagian depan kantor saat ini dijadikan Taman Lalu Lintas. Sementara belakang kantor, menjadi spot foto yang menarik.

Bisa untuk lokasi pre-wedding Rahmad berharap dengan revitalisasi Benteng Hock ini, tercipta ruang publik yang berkualitas.  “Selain tentunya semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” paparnya. Selain para pemohon SIM, lanjutnya, masyarakat umum juga diperbolehkan datang dan memanfaatkan halaman belakang untuk mengabadikan dalam foto. “Mau foto-foto, datang membaca sejarah, bahkan kalau mau pre-wedding juga dipersilakan. Yang terpenting menjaga kebersihan, jaga tanaman,” kata Rahmad. Dikatakan, setelah dibuka dan banyak yang datang, kedekatan antara anggota Polri dengan masyarakat semakin terasa. “Jadi kita tidak hanya membangun benteng ini, tapi juga humanitas anggota Polri dan masyarakat agar semakin dekat,” jelasnya.

Jadi pusat informasi sejarah Menurut Rahmad, sampai saat ini revitalisasi Benteng Hock masih terus berlanjut. Dia bercita-cita menjadikan kantor Satlantas Polres Salatiga tersebut menjadi pusat informasi sejarah Polri dan Kota Salatiga. “Ya mungkin semacam museum edukasi agar masyarakat yang datang tidak hanya sekadar foto tapi juga memiliki tambahan pengetahuan setelah dari Benteng Hock,” tegasnya. Seorang pengunjung, Siska mengetahui keunikan kantor Satlantas Polres Salatiga dari media sosial. “Ini tadi sekeluarga meluangkan waktu datang ke sini setelah makan malam. Sangat keren dan bagus, buat foto-foto sangat bagus,” jelas warga Tegalrejo Salatiga ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here