SEMARANG – kabarwisata.com Batik merupakan hasil karya bangsa Indonesia yang banyak dikagumi berbagai bangsa. Batik juga menjadi warisan budaya Indonesia yang turut menggerakkan perekonomian masyarakat.

CEO dan Founder YCAB Foundation, Veronica Colondam mengatakan, peresmian Rumah Belajar Batik Semarang itu merupakan upaya gotong royong untuk melestarikan budaya nasional serta menggairahkan industri batik di Indonesia.

Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Foundation bekerjasama dengan Indika Foundation meresmikan Rumah Belajar Batik di Mijen, Kota Semarang.

“Rumah Belajar ini diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan serta mampu mengurangi pengangguran usia produktif dari kalangan pra-sejahtera melalui pelatihan keterampilan vokasi yang holistik dan terintegrasi,” kata Veronica.

Lebih dari 120 peserta menerima pelatihan membatik, pendampingan kewirausahaan dan pemasaran secara online di Rumah Belajar Batik itu. Dengan begitu, mereka mampu membangun bisnis yang berkelanjutan.

Di antaranya, kelompok Batik Sekar Wangi yang telah menjual sekitar 100 produk batik baik dalam bentuk kain maupun pakaian jadi. Kelompok ini kini terus mengembangkan usaha mereka di wilayah Boja dan mendapatkan bantuan dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kendal untuk mengembangkan bisnis serta sanggar mereka.

Veronica menuturkan, melalui Rumah Belajar Batik Semarang, YCAB bukan saja mengajarkan keterampilan membatik tapi mendidik untuk menjadi pengusaha batik atau minimal menjadi pembatik yang memiliki akses pasar online.

“Jadi misi YCAB bukan sekedar mengajar keterampilan, tapi menjadikan mereka mandiri melalui pekerjaan dengan penghasilan tetap. Jika memungkinkan, kita berharap mereka dapat menciptakan lapangan kerja. Dengan demikian, mereka semua diberdayakan turut mengentaskan

kemiskinan secara berkelanjutan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus dan CEO Indika Foundation, Azis Armand mengungkapkan, gotong royong adalah budaya bangsa yang selalu dijunjung, termasuk dalam menggerakkan dan membangun perekonomian Indonesia dan membangun masyarakat.

“Setiap energi yang kami produksi di Indika Energy Group berjalan selaras dengan pembangunan masyarakat dan program ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian masyarakat sehingga akan berdampak positif pada ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup,” paparnya.

Sebagai salah satu perusahaan Indonesia dengan diversifikasi usaha yang terintegrasi, Indika Energy tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan energi nasional, namun juga memiliki misi turut membangun

sumber daya manusia Indonesia.

Sebelumnya, Indika Foundation juga berkolaborasi dengan YCAB dalam berbagai program lainnya. Bersama dengan para pihak lainnya, Rumah Belajar Batik ini diharapkan dapat terus melahirkan para pebatik lokal yang menghasilkan karya terbaik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here