Lunpia Gang Lombok Legendaris di Semarang, Foto by Google

SEMARANG – kabarwisata.com, Pasti kali ini hari terakhir di Semarang, yaa?. Sedih deh, masa liburannya udah gitu aja? Padahal masih banyak banget tempat yang bisa dieksplorasi di Semarang. Di hari terakhir ini, silahkan jalan-jalan di kawasan Kota Lama Semarang, biar enggak terlalu jauh ke Bandara Internasonal Achmad Yani dan bisa pulang bawa oleh-oleh asli semarang yaitu Lumpia.

Nama dan Lokasi

Ada lumpia legendaris yang udah terkenal banget, namanya Lumpia Gang Lombok. Lokasinya tidak jauh dari Klenteng Tay Kak Sie, tinggal jalan kaki sedikit saja sudah sampai.

” Lumpia Gang Lombok, saat ini dikelola oleh Purnomo Usodo (Siem Swie Kiem) yang merupakan penerus generasi ketiga. Kelezatan Lumpia Gang Lombok sangatlah tersohor di segala penjuru kota Semarang, bahkan hingga luar kota Semarang “.

Menu dan Olahan Lumpia Gang Lombok Semarang

Ada dua macam Lumpia yang tersedia, Lumpia basah dan Lumpia goreng yang disajikan dengan selada dan saus khas Semarang yang kental dengan daun bawang yang masih segar.

Lunpia Goreng dan Basah dengan Kuah, Foto by Google

Dari dua jenis Lumpia yang ada,  Lumpia goreng paling digemari penikmat kuliner. Renyah diluar, gurih nikmat di dalamnya, membuat Lumpia gireng memang punya tempat tersendiri. Namun begitu, Lumpia Basah tak kalah nikmatnya dengan isian campuran rebung, ebi/ udang, pihi dan juga orak-arik telur yang selalu hangat,  dibungkus dengan kulit lumpia tanpa digoreng.

” Lumpia Gang Lombok ini, dikenal dengan ukurannya yang lebih besar serta isiannya yang lebih padat jika dibandingkan dengan Lumpia pada umumnya. Lumpia yang berukuran besar, disajikan dalam keadaan terpotong-potong agar lebih mudah disantap “.

Dijamin, tidak ada bau amis rebung yang keluar pada gigitan pertama Anda. Saus yang sedikit manis dan acar yang asam memberi sensasi segar, cocok untuk mengimbangi gurihnya Lumpia. Bisa juga ditambahkan daun selada agar makin komplit. Aroma dan rasa khas bawang merah dari daun lokio (ada juga yang menyebutnya bawang batak) adalah elemen penting yang akan memperkaya citarasa Lumpia.

Pengelola dan Pewaris Generasi Lumpia Gang Lombok Semarang

Purnomo Usodo (Siem Swie Kiem), Foto by Google

Sebagai pewaris generasi ketiga, Purnomo tetap menjaga keaslian rasa dan resep yang selama ini diwariskan oleh keluarganya. Dia tidak mengotak-atik resep yang sudah turun-temurun itu. Lumpia buatan Purnomo berada di tengah-tengah antara rasa asin dan manis. Sekedar informasi, Lumpia mempunyai berbagai macam aliran, ada yang manis dan ada yang asin .

Teknik Menggoreng Rebung Bahan Dasar Lunpia, Foto by Google

Untuk menjaga kualitas lumpianya, Purnomo selalu menekankan pembuatan Lumpia di tokonya sendiri. Jadi, ketika pelanggan baru memesan, maka para pegawainya baru akan membuat bahan-bahan untuk dijadikan Lumpia goreng ataupun basah. Toko Lumpia Gang Lombok tiap hari tidak pernah sepi pengunjung. Banyak pelanggan yang berasal dari luar kota, bahkan mancanegara yang rela masuk ke gang sempit tempatnya berjualan hanya untuk sekadar mencicipi lumpianya. Lumpia Gang Lombok Semarang memang legendaris. (SEVEN/02/PERS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here