SEMARANGkabarwisata.com, Semarang memiliki banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Mulai dari wisata sejarah, wisata air, wisata religi, sampai wisata alam bisa kamu temukan di ibukota Jawa Tengah ini. Nah, kalau kamu pengin wisata yang sejuk-sejuk sambil bertualang, Wisata Curug Lawe di kaki Gunung Ungaran bisa jadi salah satu pilihanmu,

“Curug Lawe adalah salah satu air terjun yang ada di Gunung Ungaran, Semarang. Air terjun ini terlindungi oleh hutan dan lereng berbentuk setengah lingkaran yang melingkupinya. Tingginya mencapai kurang-lebih 30 meter dengan jatuhan air yang menyerupai benang-benang putih”. Alasan inilah yang membuatnya dinamai “lawe”

Bersama Curug Benowo, objek wisata ini disebut sebagai Curug Lawe Benowo Kalisidi yang disingkat menjadi CLBK. Kedua air terjun ini menawarkan panorama air terjun yang masih alami dengan kondisi air yang jernih. Selain itu, sepanjang perjalanan menuju lokasi air terjun, pengunjung akan dimanjakan oleh suasana hutan serta pemandangan Puncak Ungaran yang menawan.

Daya Tarik Curug Lawe Semarang

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya sob, bahwa objek tempat wisata Curug Lawe Semarang ini sangat mempesona. Baik dari suasana sekitar curug dan juga air terjun nya. Dimana disini kita akan dimanjakan dengan air nya yang begitu jernih. Dengan jernihnya air, tentu membuat siapa saja yang berkunjung tergoda untuk segera bermain air. Apalagi dengan suasana alam sekitar curug yang begitu asri, tentu sangat pas untuk menghilangkan penat dari rutinitas pekerjaan.

Lokasi

Curug Lawe berada di Desa Kalisidi, Gunung Pati, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Air terjun ini terletak di sebelah timur lereng Gunung Ungaran. Tempat wisata alam ini hanya berjarak 21 Km dari pusat Kota Semarang dan 23 Km dari Stasiun Poncol. Cukup diperlukan waktu 1 jam untuk menuju lokasi rekreasi asalkan kepadatan lalu lintas lancar.

Jika diambil jarak dari Ungaran, obyek wisata ini hanya berjarak 7 Km dari alun-alun Ungaran. Pengunjung hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 15 menit untuk sampai ke lokasi.

Meski secara administratif masuk dalam wilayah Kecamatan ungaran Barat, namun pengelolaan Curug Lawe berada di tangan Perhutani KPH Kedu Utara, Jawa Tengah.

Rute & Jalur

Untuk mempermudah akses menuju obyek rekreasi Curug Lawe, kita menggunakan dua titik utama pemberangkatan, yaitu dari Kota Semarang melewati UNNES (Universitas Negeri Semarang) dan melalui Alun-alun Ungaran.

Di sepanjang perjalanan, kita akan melewati hutan-hutan yang masih rimbun di lereng Gunung Ungaran, serta perkebunan Zanzibar.

Dari Kota Semarang
Bagi pengunjung yang berasal dan menempuh jalur dari Kota Semarang, kita dapat menuju arah UNNES. Sebelum sampai di lokasi kampus, kita akan berjumpa dengan pertigaan dan ambil jalan ke kiri dan ikuti hingga bertemu dengan pertigaan lagi.

Setelah sampai di pertigaan selanjutnya, beloklah ke kanan sampai menemukan pertigaan kembali dan beloklah ke kiri. Ikuti jalur tersebut hingga menemukan pertigaan dengan jalur menurun kemudian belok ke kanan, yaitu ke arah Boja.

Setelah itu, kita akan bertemu gapura dan ikuti saja jalan tersebut yang akan mengantarkanmu ke Curug Lawe. Meski terlihat membingungkan, di persimpangan jalan tersebut terdapat petunjuk jalan yang cukup jelas.

Dari Alun-alun Ungaran
Selain dari Kota Semarang, rute terbaik untuk menuju Curug Lawe adalah melalui pusat Kota Ungaran. Dari alun-alun kita dapat menuju arah Mapangan melalui jalan yang mengarah ke Boja. Setelah sampai di Boja, kita akan menemukan persimpangan dan beloklah ke kiri ke arah Desa Sumur Gunung.

Ikutilah jalan tersebut hingga bertemu dengan pertigaan dan ambil arah menuju perkebunan Zanzibar hingga bertemu pertigaan yang mengarah ke air terjun Curug Lawe.

Harga Tiket & Jam Buka

Pengunjung air terjun akan dikenakan biaya masuk yang sangat terjangkau, yaitu Rp 5.000 di loket pintu masuk Curug Lawe. Wisatawan yang mengendarai sepeda motor dikenakan tarif parkir sebesar Rp 3.000, sedangkan untuk mobil tarif parkirnya Rp 5.000.

Obyek wisata di lereng Gunung Ungaran ini buka mulai dari 06.00 pagi hingga 15.00 petang. Tidak ada waktu libur untuk wisata, karena setiap hari selalu di buka untuk umum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here