SEMARANG, kabarwisata.com – Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengapresiasi gelaran Nikah Massal Masjid Jami Jatisari Mantu. Sebanyak 11 pasang pengantin yang dinikahkan massal menurutnya sebagai bukti keguyuban warga Perumahan Jatisari BSB Mijen dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ini salah satu contoh kegiatan guyub warga Perumahan Jatisari yang mungkin tidak ada di daerah lain, saya ucapkan selamat kepada 11 pasang pengantin yang telah dinikahkan oleh Masjid Jami Jatisari,” katanya, disela Nikah Massal Masjid Jami Jatisari Mantu, Minggu (23/4), di alun-alun Jatisari.

Ita, sapaan Wakil Walikota, juga takjub dengan meriahnya nikah massal ini lantaran diarak sampai keluar komplek perumahan. “Saya malah jadi iri karena dulu nikah tak diarak semeriah ini,” katanya.

Dia pun mengusulkan jika penyelenggaran nikah massal kedepannya bisa lebih banyak pesertanya bahkan kalau bisa diarak sampai Simpanglima Semarang.

“Kegiatana ini menjadi rangkaian HUT Kota Semarang ke-470, kalau perlu tahun depan diarak sampai Simpanglima dengan peserta lebih banyak yang bisa memecahkan rekor MURI,” terangnya.

Sementara, panitia Nikah Massal Majid Jami Jatisari Mantu Okta Harianti mengatakan, program ini berbarengan dengan JAMI EXPO 2017 yang diisi kegiatan seperti nikah massal, lomba ngarak nganten, lomba mewarnai, dan bazar. Total ada 600 peserta lomba.

“Ini sebagai solidaritas dan syiar Islam, dalam rangka memakmurkan masjid selain sebagai tempat ibadah juga sebagai solidaritas sosial,” katanya.

Tak tanggung-tanggung pihak panitia selain menikahkan juga memberikan semua fasilitas pernikahan seperti uang mahar Rp 234 ribu, hadiah pernikahan Rp 1 juta, cinderamata seperangkat alat sholat, dan semua biaya akad nikah ditanggung oleh panitia.

“Mahar Rp 234 ribu sesuai dengan tanggal dan bulan pelaksanaan akad nikah, dan jumlah 11 pasang juga kita tepatkan pukul 11 siang untuk dilakukan prosesi resepsi bersama dipanggung,” katanya.

Kegiatan nikah massal ini sangat meriah, setelah akad nikah selesai di Masjid Jami Jatisari, kesebelah pasang pengantin diarak menggunakan mobil hias, mengelilingi komplek perumahan, Mijen, Wonolopo dan kembali ke alun-alun Jatisari tepat jam 11 untuk prosesi resepsi dengan sungkeman. (aaw)

LEAVE A REPLY