Pesona Keindahan Danau Linau Tomohon Sulawesi, Kebanggaan Tomohon Yang Terkenal Hingga Mancanegara!

SULAWESI UTARA – kabarwisata.com, Danau Linow yang berada di Kelurahan Lahendong, Tomohon Minahasa itu ternyata sudah semakin terkenal dan dikenal di pentas kepariwisataan nasional. Bahkan sudah semakin bertambah turis dari negara lain yang mengetahui dan berkunjung ke lokasi wisata ini. Panorama sekitar danau yang nampak elok dan indah sesungguhnya adalah daya tarik utama lokasi ini. Danau ini sebenarnya memiliki ciri yang sangat khas, yaitu memiliki warna-warni berbeda dilihat dari berbagai sudut pandang. Terkadang muncul secara serempak warna hijau, biru muda, dan kecoklat-coklatan, bahkan kadang muncul pula warna seperti violet kehijauan. Pokoknya unik dan ‘ajaib’. Keunikan dan keajaiban yang memesona tentunya.
Cekungan Danau Linow berukuran besar seperti wadah air raksasa sehingga sepanjang mata memandang obyek-obyek di ujung danau terlihat sangat kecil. Menurut cerita  kata Linow memang berasal dari bahasan Minahasa yaitu lilinowan yang berarti tempat berkumpulnya air. Ditambah dengan perbukitan penuh pepohonan yang mengelilinginya, Danau Linow pun terlihat semakin cantik. Danau Linow memiliki kandungan atau kadar belerang cukup tinggi, sehingga warna air danau yang muncul selalu berubah-ubah. Ia akan selalu tampil cantik akibat munculnya warna-warni tadi. Kita pun akan dibuat takjub dengan warna yang berubah-ubah ketika memandangnya dari berbagai jurusan.
Jalan setapak juga dibangun di pinggir danau untuk memudahkan pengunjung yang ini berjalan-jalan santai menikmati keindahan Danau Linow dari dekat. Rumput dan sejumlah tanaman bunga yang sedang bermekaran mengiringi di sepanjang jalan setapak tersebut. Tapi bukan itu saja yang memikat dari Danau Linow. Pada beberapa bagian di bibir danau, bongkahan batu serta tanah berwarna kuning dan coklat terang terlihat mengeluarkan uap. Di kejauhan uap yang berwarna putih itu bahkan menyembur lumayan tinggi. Pada sisi perairan danau yang dangkal gelembung udara berukuran kecil terlihat meletup-letup. Bau belerang pun tercium meski tidak terlalu kuat. Fenomena alam yang istimewa tersebut terbentuk karena Danau Linow menempati cekungan vulkanik.
Tapi bukan itu saja yang memikat dari Danau Linow. Pada beberapa bagian di bibir danau, bongkahan batu serta tanah berwarna kuning dan coklat terang terlihat mengeluarkan uap. Di kejauhan uap yang berwarna putih itu bahkan menyembur lumayan tinggi. Pada sisi perairan danau yang dangkal gelembung udara berukuran kecil terlihat meletup-letup. Bau belerang pun tercium meski tidak terlalu kuat. Fenomena alam yang istimewa tersebut terbentuk karena Danau Linow menempati cekungan vulkanik. Adanya kandungan belerang juga menciptakan keunikan pada citra warna air Danau Linow. Menurut informai air danau ini memiliki tiga warna. Tapi saat itu mata saya hanya mampu menangkap dua warna saja yaitu biru tosca dan hijau. Kombinasi keduanya terlihat indah di atas air. Selain karena belerang, warna air danau tampaknya juga dipengaruhi oleh pembiasan cahaya yang mencapai dasar danau dan adanya pantulan tumbuh-tumbuhan yang lumayan rimbun di pinggir danau.

Menatap kemegahan alam Danau Linow sambil bersantai di halaman cafe

Cara pemasaran yang cukup cerdik menjadikan café sebagai lokasi utama untuk menyaksikan kemegahan alam. Begitu memasuki café kami langsung disuguhi pilihan secangkir teh atau kopi panas. Minuman selamat datang tersebut adalah kompensasi dari tiket masuk yang kami beli saat memasuki halaman parkir. Tapi untuk menikmati menu lainnya, pengunjung harus memesannya lagi dan membayar secara terpisah.
Semua keindahan serta keunikan bentang alam Danau Linow disempurnakan oleh hawa sejuk dan segar yang menyelimuti danau. Suhu rata-rata di tempat ini mungkin sekitar 20 derajat celsius atau sedikit lebih rendah di waktu-waktu tertentu seperti saat hujan dan sore hari. (ganung)

LEAVE A REPLY