MAGELANG, kabarwisata.com – Menyambut libur panjang Lebaran yang akan ramai mulai tanggal 22 Juni-2 Juli 2017 pihak Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) akan memanjakan para wisatawan. Dari sarana, fasilitas hingga atraksi budaya akan lebih meriah.

General Manager TWCB Chrisnamurti Adiningrum menerangkan, sasaran utama yakni memuaskan pengunjung yang datang. Diprediksi akan ada sekitar 500 ribu pengunjung baik Borobudur dan Prambanan.

“Kami berikan kejutan menarik lain dari biasanya, pokoknya datang saja saat libur Lebaran di Borobudur,” katanya, dalam siaran pers yang diterima kabarwisata.com.

Diantaranya atraksi sentuhan seni dan budaya seperti Bergodo, Punokawan serta spot Foto Payung Teduh yang berlatar belakangkan Candi Borobudur. Tidak hanya itu, masih ada paket paket wisata yang disediakan seperti Kereta Taman, Andong Wisata, Kuda Tunggang, Sepeda Wisata, Dapur foto Tempoe Doloe, Jemparingan dan paket wisata VW Wisata Tilik Desa yang akan berkeliling ke balkondes Wanurejo, Karangrejo dan Candirejo.

“Kami juga melibatkan masyarakat desa di sekitaran Candi Borobudur yang kami sediakan boot stand pameran UMKM untuk memamerkan sekaligus menjual hasil-asil UMKM pedesaan, serta kami ikut membantu promosi wisata pedesaan yang ada di sekitaran Candi Borobudur,” katanya.

Sementara, untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas dan meluapnya kendaraan terparkir, pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas di seputaran candi Borobudur serta kantong-kantong parkir yang berkerja sama dengan masyarakat.
“Kami sudah kerja sama dengan masyarakat untuk kantong-kantong parkir yakni di Ngaran, Cawangsari, Kurahan, Janan, Gendingan dan Kujon,” terangnya.

Selama masa libur Lebaran untuk tariff parkir dan tiket masuk tak ada kenaikan, untuk bus 20 ribu dan mobil pribadi 15 ribu. Tiket masuk obyek Wisata Candi Borobudur masih Rp 40 ribu untuk dewasa, anak-anak dan pelajar Rp 20 ribu dan untuk wisatawan asing 25 US Dollar.

“Kami sarankan kepada seluruh masyarakat yang akan berkunjung kesini agar datang lebih pagi, karena loket kami bukan mulai pukul 06.00 wib dan waktu tutuk juga di perpanjang sampai pukul 17.45 wib,” Pungkasnya.

Salah satu pengunjung dari Semarang Namira Fanessa mengaku senang dengan atraksi fasilitas payung teduh ini. Selain adem saat menyusur jalan ke arah candi juga menjadikan lebih cantik pemandangan.

“Payung teduh ini menjadikan warna-warni di jalan masuk menuju tangga Borobudur, ini eye catching banget jadi lebih kekinian dan colorfull, dan pastinya jadi spot wajib untuk berswafoto sebelum naik ke candi,” katanya. (aaw)

LEAVE A REPLY